Senin, 24 Agustus 2009

Kerusakan Hutan Di Indonesia Sangat Memprihatinkan

Sesuaikan ukuran huruf: Perkecil font Perbesar font
foto berita artikel Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono X, menginginkan adanya penyelesaian mengenai berbagai krisis di Indonesia, seperti emisi gas rumah kaca, deforestrasi, perikanan, kualitas air, konservasi alam, dan keharmonisan hubungan alam dengan manusia. Untuk lingkungan hidup sendiri merupakan masalah besar di Indonesia terutama di masa mendatang.

Menurut survey Environmental Performance Index (EPI) 2008 dari Universitas Yale, Indonesia kini berada di urutan ke-102 dari 149 negara yang berwawasan lingkungan, sedangkan Malaysia menempati peringkat 26, jauh di atas Indonesia. Sultan mengungkapkan bahwa masalah lingkungan selalu berhubungan dengan ekonomi, politik, social, dan pengelolaan sumber daya alam.

Dengan melihat masalah dan tantangan yang besar, menurut Sultan, diperlukan kepemimpinan global untuk mengatasi banyak krisis di dunia, khususnya Indonesia. Menurut Sultan, kepemimpinan global harus mencapai tujuan utama yang dirumuskan dalam Millennium Development Goals (MDG). Sultan menambahkan, tipe pemimpin yang dibutuhkan di Indonesia mungkin adalah pemimpin yang peduli dengan lingkungan atau yang disebut “eco-seksual”. Eco-Seksual, menurut Sultan, merupakan jenis lain dari tipe metroseksual dimana cenderung ke penampilan individu dan pola konsumtif.

Sultan menjelaskan, dalam menghadapi tantangan yang begitu besar mengenai pengelolaan lingkungan yang benar, diperlukan wawasan mengenai pembangunan sisi ekologi, selain pembangunan berkelanjutan. Selain itu, Sultan menganjurkan agar manusia Indonesia berhenti menyakiti alam atau perusakan lingkungan hidup lainnya, kemudian bersama pemerintah, mengesahkan peraturan larangan perusakan lingkungan hidup. Hal yang tak kalah pentingnya, menurut Sultan, bersikap jujur dan tidak menerima uang suap dari perusahaan yang mencoba untuk merusak lingkungan hidup. Hal ini dikarenakan, bagaimanapun juga, anak cucu Indonesia nantinya juga membutuhkan lingkungan hidup yang lebih baik. (h_n)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar